Wabup Sanggau Pimpin Rapat Pembahasan Permasalahan Perumahan Rakyat Berpenghasilan Rendah di Entikong

//DISKOMINFO-SGU//
SANGGAU – Wakil Bupati Sanggau, Drs. Yohanes Ontot, M.Si memimpin rapat terkait pembahasan permasalahan perumahan rakyat berpenghasilan rendah, di Aula Kantor Camat Entikong, Rabu (4/9).

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Kadis Sosp3akb, Drs.Aloysius Yanto, M.Si, Kasat Pol-PP, Victorianus, Camat Entikong, Suparman, Kepala Bank Kalbar Cabang Balai Karangan, Riyadi beserta staff Edwin, Kabag Pembangunan Setda Sanggau, Ir.M.Suryansah dan Mayarakat.

Pada kesempatan tersebut Camat Entikong, Suparman S.Pd menyampaikan rapat yang dilaksanakan pada hari ini merupakan rapat lanjutan pada tanggal 22 Mei 2019 yang lalu terkait pembahasan persoalan rumah rakyat berpenghasilan rendah.

“Kita hadir disini dalam rangka kembali berdiskusi membicarakan dan mencari solusi terbaik terkait rumah layak huni untuk masyarakat berpenghasilan rendah ini. Sehingga dengan kehadiran kita disini bersama pak Wakil Bupati Sanggau, untuk bisa memberikan harapan dan solusi yang terbaik untuk masyarakat yang ingin memiliki rumah tersebut,” harapnya.

Suparman juga menyampaikan harapan kepada pihak Bank Kalbar Cabang Balai Karangan untuk bisa membantu Pemerintah Kabupaten Sanggau serta masyarakat untuk persoalan yang hari ini kita bicara untuk mencari solusi.

Pihak Bank Kalbar Cabang Balai Karangan, Edwin menyampaikan kehadiran merema sebatas soal pembiayaan. Ketika dari pihak developer menyampaikan harga rumah tersebut, maka dari pihak Bank akan menalang terlebih dahulu kepada developer dan kewajiban masyarakat membayar cicilan KPR kepada pihak Bank.

“Kedatangan kami disini untuk bersama-sama mencari solusi yang terbaik terkait soal pembayaran cicilan rumah rakyat berpenghasilan rendah dan kami akan siap membantu dalam pembayaran rumah tersebut dan kewajiban masyarakat untuk membayar cicilan,” ujarnya.

Lebih lanjut dari pihak Bank Kalbar menyampaikan terkait untuk peminjaman uang tersebut, diharapkan kepada masyarakat yang berkeinginan membeli rumah rakyat berpenghasilan rendah tersebut, sebelum mengajukan peminjaman, maka terlebih dahulu dipersiapkan yang menjadi persyaratan.

“Kami dari pihak Bank Kalbar Cabang Balai Karangan terlebih dahulu akan mengecek rumah tersebut. Apabila mengikuti standart harga bantuan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah dari Pemerintah Pusat dengan harga yang sudah ditentukan yaitu sebesar Rp142.500.000 dengan spesifikasi yang telah ditentukan oleh Pemerintah Pusat. Sehingga apabila ketika dicek nanti bahwa spesifikasi bangunan rumah tersebut tidak sesuai dengan standar dari Pemerintah Pusat, maka kita ajukan kepada pihak developer untuk bisa menurunkan harga yang ditentukan tersebut, sehingga masyarakat merasa terbantu dan ringan dalam soal pembiayaan tersebut,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama,Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot menyampaikan kita hadir disini untuk bersama-sama ingin mencari solusi yang terbaik untuk masyarakat.

“Hari ini kita ingin klirkan persoalan rumah rakyat berpenghasilan rendah ini, yang pastinya masyarakat sangat menginginkan rumah tersebut dengan harga yang terjangkau. Saya tidak mau keinginan masyarakat ini digantungkan kepastiannya, sehingga hari ini kita bersama-sama mencari solusi yang terbaik,” kata Wabup Sanggau Yohanes Ontot.

Lanjut dikatakan Wabup Sanggau, bahwa pada kesempatan rapat tersebut guna untuk mencari jalan tengah, bagaimana alternatif untuk masyarakat bisa mendapatkan rumah tersebut sesuai dengan kemampuannya.

“Kita ingin persoalan ini tidak berlarut-larut. Akan tetapi dengan harga yang sudah ditetapkan dari pihak developer tersebut, yang jelas Bapak-bapak tidak mampu untuk membayar sekaligus (lunas). Sehingga dari pihak Bank Kalbar Cabang Balai Karangan ini menawarkan dengan masyarakat melalui peminjaman kredit KPR, akan tetapi tentu tidak terlepas atas sepertujuan dari Bapak-bapak sesuai dengan kemampuannya masing-masing,” tuturnya.

Wabup Sanggau berharap rapat tersebut tidak ada terjadi debat, Karena dengan berdebat tidak bisa menyelesaikan permasalahan.

“Mudah-mudahan dengan melalui rapat pada hari ini, kita bisa cari solusi untuk penyelesaiannya,” harapnya.

Penulis: Alfian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *